- Beranda
- Indexs Berita Dinas
- Tinjau RSUD Bobong, Plt Bupati La Ode Yasir Pastikan Rampung April 2026
09 Desember 2025 - 18:00:35 WIB
Humas,- Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu terus memantau progres pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bobong yang dikerjakan oleh PT Wika Kencana.
Hingga awal Desember 2025, pembangunan RSUD ini telah mencapai tahap struktural utama dan ditargetkan selesai total pada April 2026.
Pemantauan terbaru dilakukan oleh Plt Bupati Pulau Taliabu, La Ode Yasir, melalui kunjungan kerja ke lokasi pembangunan RSUD sekaligus menghadiri undangan resmi dari PT Wika Kencana dalam rangka agenda Topping Off Ceremony (Pengecoran Atap Terakhir). Selasa (9/12/2025).
Direktur PT Wika Kencana melaporkan bahwa progres pembangunan RSUD telah mencapai 37% per 9 Desember 2025. Acara Topping Off Ceremony ini menjadi penanda penting bahwa proses pembangunan tahap struktural utama bangunan telah rampung.
"Pengecoran atap terakhir telah selesai. Selanjutnya, kami akan fokus pada pekerjaan finishing," ujar perwakilan dari Wika.
Ia menambahkan, pihaknya optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan finishing lantai satu pada akhir tahun ini. Sementara itu, proyeksi penyelesaian keseluruhan pembangunan ditargetkan pada akhir April 2026
Dalam kesempatan tersebut, Plt Bupati La Ode Yasir mendapat kehormatan untuk melaksanakan pengecoran pada struktur balok atap RSUD, sebagai bentuk dukungan resmi pemerintah daerah terhadap kelancaran pembangunan fasilitas kesehatan ini.
La Ode Yasir menyampaikan apresiasi tinggi kepada PT Wika dan menegaskan komitmen Pemda dalam mengawal proyek ini.
"Kami Pemerintah Daerah sangat antusias atas pembangunan RSUD ini, dan kami juga sangat berterima kasih kepada PT Wika yang sudah bekerja sampai pada tahap ini," kata Plt Bupati.
Ia menambahkan bahwa antusiasme tidak hanya datang dari Pemda, tetapi juga dari masyarakat.
"Masyarakat terus mendorong agar RSUD segera bisa selesai tepat waktu. Pemda sangat antusias karena manfaatnya akan segera dirasakan oleh masyarakat," tuturnya
Mengatasi tantangan yang mungkin timbul, La Ode Yasir menyatakan bahwa persoalan yang muncul harus dilihat sebagai faktor pendorong untuk mencapai hasil terbaik.
“Semoga selesai dengan tepat waktu agar masyarakat mendapatkan manfaatnya,” harapnya.
Peliput : Dino/Warno
Editor: Andy
