- Beranda
- Indexs Berita Dinas
- Satpol PP dan Damkar Taliabu Pastikan Sterilisasi Lahan Pasca Kebakaran di Bukit Tejeng Talo
28 Januari 2026 - 07:14:44 WIB
Humas,- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama jajaran Pemadam Kebakaran Kabupaten Pulau Taliabu memastikan keamanan lahan pasca musibah kebakaran yang melanda kawasan Bukit Tejeng, Desa Talo, Kecamatan Taliabu Barat, Selasa (27/01/2026).
Langkah sterilisasi yang dipimpin langsung oleh Kasatpol PP Kifli Panggola mengerahkan sebanyak 20 personel
Kasatpol PP, Kifli Panggola mengatakan bahwa fokus utama petugas saat ini adalah melakukan sterilisasi dan penyisiran menyeluruh di area seluas 2 hektar yang terdampak.
Hal ini dilakukan guna mengantisipasi munculnya titik api susulan di kawasan tersebut. Aksi sigap Satpol PP dan Damkar ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam melindungi aset produktif milik masyarakat dari ancaman bencana kebakaran lahan.
"Mengingat medan kebakaran berada di atas perbukitan yang tidak dapat dijangkau oleh armada mobil pemadam, kami melakukan penyisiran secara manual," ujar Kasat Kifli.
Ia menjelaskan lebih lanjut bahwa petugas menyisir area perkebunan cengkeh milik warga untuk memastikan bara api di bawah permukaan tanah benar-benar telah padam sepenuhnya.
Diungkapkannya, kehadiran personel di lokasi menjadi sangat krusial karena kondisi angin kencang dan cuaca terik sempat membuat api cepat merambat sejak pukul 14.00 WIT pada Selasa kemarin.
"Meski api berhasil dipadamkan oleh bantuan warga sekitar pukul 17.00 WIT, tim Satpol PP dan Damkar tetap melakukan prosedur mopping-up atau pendinginan hingga area dinyatakan benar-benar aman dari risiko kebakaran lanjutan," ungkapnya.
Ia memaparkan, berdasarkan pendataan di lapangan, kebakaran tersebut menghanguskan sedikitnya 212 pohon cengkeh milik Sa Habu, La Ramu, dan Marsudin dengan taksiran kerugian materi mencapai Rp200 juta.
Selain memastikan pemadaman total, personel Satpol PP juga melakukan koordinasi intensif dengan pihak Polres Taliabu yang saat ini tengah menyelidiki penyebab pasti munculnya api.
Selama proses sterilisasi berlangsung, petugas memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini.
" Melalui operasi sterilisasi ini, kami berharap masyarakat Desa Talo dapat merasa lebih tenang terhadap kondisi keamanan lahan perkebunan mereka," harapnya
