LOGIN ADMIN DINAS / OPERATOR
FOTO BUPATI & WAKIL BUPATI

Widya Mus & La Ode Yasir

Tatap HPN 2026, Bupati Sashabila Yakinkan Jurnalis Adalah Arsitek Utama Literasi Digital Indonesia
Ditulis oleh : Andri Permata, M.AP

09 Februari 2026 - 09:25:10 WIB


Humas,- Menjelang puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang diselenggarakan di Provinsi Banten, Bupati Pulau Taliabu, Sashabila Mus, memberikan catatan penting mengenai arah masa depan pers tanah air. 


Pemimpin muda ini secara tegas menyampaikan bahwa peran jurnalis kini telah bertransformasi bukan sekadar pelapor peristiwa, melainkan arsitek utama yang merancang fondasi literasi digital bagi seluruh rakyat Indonesia.


Ia mengungkapkan, pemerintah daerah sangat membutuhkan dukungan media untuk membangun pemahaman publik yang tepat, terutama dalam memperkuat literasi perlindungan data.


"Jurnalis memiliki kemampuan sebagai edukator yang mampu menerjemahkan kebijakan kompleks menjadi panduan praktis bagi keluarga dan anak-anak dengan bahasa yang lebih sederhana dan mudah dicerna," ujar Bupati Sashabila. Senin (09/02/2026)


Selain sebagai penyampai informasi, orang nomor satu di Taliabu ini juga menekankan pentingnya peran media sebagai penguat norma sosial dan etika digital. 


Menurutnya, hal ini bisa dicapai melalui liputan yang konsisten mengenai keselamatan daring dan kesehatan mental.


Terlebih, tambah Bupati, tantangan literasi ini dirasakan semakin nyata di wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) seperti Pulau Taliabu. 


" Jurnalis memiliki tanggung jawab moral yang lebih besar dalam mendorong kesadaran digital warga. Jurnalisme berkualitas di wilayah 3T adalah benteng utama yang menjaga masyarakat dari risiko penipuan digital dan penyalahgunaan data yang sering mengincar warga dengan akses informasi terbatas," jelasnya


Lebih lanjut, Sashabila mendorong adanya sinergi yang lebih erat antara jurnalisme berkualitas dengan literasi keselamatan digital. 


Hal ini mencakup penguatan pedoman redaksional internal serta pembangunan mekanisme kolaborasi yang cepat dan terukur antara media, platform digital, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menangani konten berbahaya secara responsif.


Menutup pernyataannya, Sashabila Mus menyampaikan sebuah pesan filosofis mengenai mata rantai kemajuan bangsa yang dimulai dari kualitas informasi. 


Ia meyakini bahwa pers yang sehat akan melahirkan publik yang cerdas, di mana publik yang cerdas tersebut nantinya akan memperkuat ekonomi yang berdaulat. 


" Saya berharap, ekonomi yang berdaulat inilah yang akan menjadi motor utama untuk membuat bangsa Indonesia semakin kuat di masa depan," tandasnya

IKLAN
JAJAK PENDAPAT
Bagaimanakah proses pelayanan administrasi pemerintahan Kabupaten Pulau Taliabu?
Puas
Biasa
Tidak Puas

HASIL POLLING
AGENDA DINAS TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser : Mozilla 5.0
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 712572 kali