- Beranda
- Indexs Berita Dinas
- Satu Tekad, Satu Janji, Menuju Taliabu Maju Setara di Usia ke-13 Tahun
19 April 2026 - 07:12:15 WIB
Humas,- Genap berusia 13 tahun pada April 2026, kabupaten yang berjuluk Negeri Hemungsia Sia Dufu, Pulau Taliabu tidak hanya merayakan angka, tetapi juga sebuah transisi besar menuju peradaban modern.
Di bawah satu tekad Bupati Sashabila Mus, janji "Menuju Terang Merata, Taliabu Maju Setara" bukan lagi sekadar slogan politik, melainkan misi kemanusiaan untuk memastikan cahaya listrik menyentuh 71 desa tanpa terkecuali.
Bupati Sashabila menuturkan, dalam catatan panjang sejarah manusia, cahaya bukan sekadar fenomena fisik yang mengusir gelap. Ia adalah lonceng pembuka peradaban.
Dahulu, manusia menemukan api untuk bertahan hidup, kini, dunia digerakkan oleh arus listrik untuk mendigitalkan mimpi dan mempercepat akselerasi ekonomi.
Di Kabupaten Pulau Taliabu, cahaya kini sedang dipahat dengan ketelitian bukan sebagai hak istimewa (privilege), melainkan sebagai hak dasar bagi seluruh warga.
Di bawah kepemimpinan Bupati Sashabila Mus, ia mengungkit sebuah narasi besar yang sedang dibangun, bahwa pembangunan tidak boleh hanya terkonsentrasi di pusat kota, tetapi harus terdistribusi secara radikal hingga ke dapur dan ruang tamu masyarakat di pelosok desa.
"Jika kita melihat logo HUT ke 13, di sana terpahat gambar mercusuar. Bagi saya, mercusuar bukan sekadar hiasan visual. Ia adalah pernyataan filosofis tentang kepemimpinan yang menjangkau mereka yang selama ini merasa terlewatkan," ujar Bupati Sashabila
Menurutnya, cahaya mercusuar itu tidak diam di tempat. Ia memancar jauh, menembus batas, dan menjangkau wilayah-wilayah yang mungkin selama ini merasa tak tersentuh
Komitmen ini konkret dimana cahaya harus menyentuh 71 desa tanpa terkecuali. Hadirnya aliran daya listrik di rumah-rumah warga adalah bukti kehadiran negara.
"Saat lampu pertama kali menyala di sebuah desa terpencil, di sanalah harapan masyarakat ikut berpijar," lontarnya
Ia memaparkan tentang Visi "Menuju Terang Merata" bukan sekadar soal infrastruktur kabel dan tiang listrik. Ini adalah investasi masa depan. Dengan listrik yang stabil, anak-anak Taliabu kini bisa belajar dengan layak di malam hari tanpa keterbatasan pelita yang meredupkan semangat
" Para pelaku UMKM dan nelayan kini memiliki daya saing lebih tinggi dengan teknologi pendingin memutus rantai kerugian pasca-panen, serta akses informasi yang terbuka lebar bagi siapa saja. Struktur makna dari tagline "Taliabu Maju Setara" adalah sebuah janji yang harus ditepati," akunnya
Pemerintah sedang berbicara tentang restitusi keadilan sosial. Tidak boleh ada lagi desa yang terisolasi dalam kegelapan sementara desa lainnya bersinar terang
"Kita bergerak dari sekat-sekat ketimpangan menuju kesetaraan. Setiap masyarakat, dari ujung pesisir hingga ke pedalaman, harus memiliki akses, peluang, dan ruang berkembang yang sama untuk mencapai kesejahteraan," tegas Bupati Sashabila
Kini, di usianya yang ke-13, semua elemen itu mulai menyatu. Mercusuar sebagai penunjuk arah, cahaya listrik sebagai program nyata, dan jangkauan luas sebagai bentuk pemerataan.
Taliabu tidak hanya sedang menyalakan lampu untuk mengusir gelap, tetapi sedang menyalakan obor peradaban modern yang akan diwariskan bagi anak cucu di masa depan.
Usia 13 tahun menjadi momentum titik balik transformatif, di mana setiap desa kini berdiri di garis start yang sama, memiliki peluang yang sama untuk tumbuh, dan bertekad untuk maju setara. Karena pada akhirnya, terang yang merata adalah martabat hidup yang layak bagi setiap insan di Pulau Taliabu.
"Di usia ke-13, Kabupaten Pulau Taliabu menyalakan cahaya sebagai simbol peradabanmenghadirkan terang yang merata, agar setiap desa memiliki peluang yang sama untuk tumbuh, maju, dan berdiri setara di bawah panji peradaban yang sama" tandasnya
