- Beranda
- Indexs Berita Dinas
- Pimpin Upacara Hardiknas 2026, Bupati Sashabila Jabarkan Lima Transformasi Pendidikan
02 Mei 2026 - 11:09:49 WIB
Humas,- Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang berlangsung di Gelanggang Olahraga (Gor) Kota Bobong. Sabtu (2/5/2026)
Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Sashabila Mus membacakan amanat nasional yang menjabarkan lima arah baru kebijakan pendidikan, mulai dari penguatan kesejahteraan guru hingga digitalisasi pembelajaran guna mewujudkan pendidikan bermutu untuk seluruh masyarakat Taliabu.
Dalam pidato yang dibacakannya, Bupati Sashabila menyampaikan, peringatan Hardiknas merupakan momentum refleksi untuk meneguhkan kembali spirit pendidikan sebagai proses memanusiakan manusia secara tulus dan penuh kasih sayang.
"Pentingnya filosofi Ki Hajar Dewantara melalui sistem among, yaitu asah, asih, dan asuh, sebagai landasan untuk menumbuhkan potensi murid sebagai makhluk Tuhan yang mulia," ujar Bupati Sashabila
Terkait dengan kebijakan nasional, Bupati memaparkan bahwa arah baru pendidikan kini difokuskan pada lima pilar strategis.
Kebijakan pertama mencakup revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran yang menjadi salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto.
"Hal ini dilakukan agar kegiatan belajar mengajar berlangsung di lingkungan fisik yang nyaman dengan sarana memadai, termasuk penyediaan papan interaktif digital yang kini mulai merambah ratusan ribu sekolah," paparnya
Lanjut dirinya menjelaskan kebijakan kedua yang berfokus pada pemenuhan kualifikasi dan kesejahteraan guru.
Pemerintah berkomitmen memberikan beasiswa bagi guru yang belum berpendidikan S1 serta meningkatkan nominal tunjangan sertifikasi yang kini ditransfer setiap bulan.
Ia menambahkan, guru merupakan teladan dan agen peradaban, sehingga kesejahteraan mereka menjadi kunci keberhasilan pendidikan.
Semua kebijakan ini dimaksudkan agar para guru dapat melaksanakan tugas dengan tenang dan baik.
"Pemerintah ingin memastikan bahwa mereka yang berdiri di depan kelas adalah sosok yang memiliki kompetensi mumpuni sekaligus mendapatkan apresiasi yang layak atas dedikasinya," tegas Bupati Sashabila saat mengutip amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Lebih lanjut, Bupati menjabarkan kebijakan ketiga dan keempat mengenai penguatan karakter melalui budaya sekolah yang Aman, Sehat, Risiko terukur, dan Indah (ASRI), serta peningkatan kualitas literasi, numerasi, dan sains.
Program penguatan karakter ini juga diperkuat dengan penerapan Makan Bergizi Gratis (MBG) dan berbagai aktivitas yang membangun jiwa kepemimpinan siswa melalui Pramuka dan upacara bendera.
Pada bagian akhir pidatonya, Bupati menguraikan kebijakan kelima mengenai perluasan akses pendidikan yang mudah dan murah bagi kelompok masyarakat yang terhambat faktor ekonomi maupun geografis melalui sekolah satu atap dan pendidikan inklusi.
Ia mengingatkan keberhasilan seluruh program ini tidak akan tercapai tanpa perubahan pola pikir, mental yang kuat, dan misi yang lurus dari seluruh insan pendidikan.
"Mari kita perkuat kerja sama untuk mewujudkan pendidikan bermutu bagi semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat," pungkasnya
Dalam agenda ini turut hadir, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Pejabat di lingkup Pemda Taliabu, serta para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan juga barisan upacara juga dipenuhi oleh kehadiran perwakilan siswa-siswi dari tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) se-derajat.
