- Beranda
- Indexs Berita Dinas
- Bupati Sashabila Ikuti Peluncuran Koperasi Merah Putih Bersama Presiden Prabowo dari KDMP Desa Wayo
16 Mei 2026 - 18:44:38 WIB
Humas,- Bupati Pulau Taliabu Sashabila Widya L. Mus mengikuti Peresmian Operasional 1.061 Koperasi Desa Merah Putih yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto secara virtual dari Desa Nglawak. Sabtu (16/05/2026)
Turut hadir dalam peluncuran ini, Bupati Sashabila, Komandan Kodim (Dandim) 1510/Sula-Taliabu Letkol Inf Zulfani, Kepala Kejaksaan Negeri Taliabu Yoki Adrianus, perwakilan Pengadilan Negeri Bobong, para Asisten Setda, Pimpinan OPD, serta jajaran pengurus KDMP Desa Wayo.
Bupati Sashabila Mus menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sinergi seluruh pihak, khususnya jajaran TNI, yang terus mengawal program strategis nasional di daerah.
Dirinya berharap, kehadiran koperasi ini tidak sekadar menjadi simbol seremonial, melainkan motor penggerak ekonomi yang konkret bagi masyarakat.
"Kehadiran Koperasi Desa Merah Putih ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi masyarakat desa, sekaligus membuka ruang pemberdayaan ekonomi yang berbasis pada potensi lokal di Kabupaten Pulau Taliabu," tandas Bupati Sashabila.
Senada dengan itu, Dandim 1510/Sula-Taliabu Letkol Inf Zulfani menjelaskan bahwa kesiapan infrastruktur fisik KDMP di wilayah Pulau Taliabu menunjukkan progres yang sangat positif.
Hingga saat ini, realisasi pembangunan bangunan fisik koperasi telah mencapai kisaran 97 hingga 98 persen.
"Hari ini kita sudah mengikuti peluncuran operasional Koperasi Merah Putih oleh Bapak Presiden. Untuk di wilayah kita (KDMP Desa Wayo), tahapan pembangunan sudah sekitar 97 sampai 98 persen. Saat ini tinggal menyisakan tahap akhir berupa penyempurnaan bangunan agar bisa mencapai 100 persen," kata Zulfani
Dirinya menggarisbawahi bahwa peran TNI terbatas pada fase konstruksi dan pengawalan pembangunan, bukan pada ranah operasional bisnis koperasi.
"Pada prinsipnya, TNI siap membantu membangun. Tugas kami bukan mengoperasionalkan, melainkan membantu pembangunan fisik ini sampai selesai. Sesuai semboyan Pangdam Pattimura, kami berkomitmen menjadi prajurit petarung yang prima," tegas Zulfani.
Saat ini, pembangunan fisik koperasi tersebut tersebar di beberapa titik strategis. Di Kabupaten Pulau Taliabu, terdapat tiga titik pembangunan termasuk di wilayah Modapuhi Trans.
Sementara itu, delapan titik lainnya tersebar di Kabupaten Kepulauan Sula, yang terbagi atas empat titik di Sanana dan empat titik di Kepulauan Mangoli.
Zulfani tidak menampik bahwa tantangan geografis dan logistik di wilayah kepulauan Maluku Utara jauh lebih kompleks dibandingkan dengan wilayah lain.
"Tantangan di wilayah kita memang sedikit berbeda dengan di Pulau Jawa. Namun, keterbatasan geografis ini justru memicu kami untuk terus berbuat yang terbaik agar keberadaan koperasi ini bisa segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat desa," pungkasnya
