- Beranda
- Indexs Berita Dinas
- Ikut Panen Padi Bersama, Bupati Sashabila Langsung Kantongi Dua Persoalan dari Petani Desa Onemay
19 Mei 2026 - 13:54:28 WIB
Humas,- Bupati Sashabila Mus turun langsung memanen padi bersama sekaligus menyerap aspirasi kelompok tani di Desa Onemay, Kecamatan Taliabu Barat Laut, Kabupaten Pulau Taliabu. Selasa (19/05/2026)
Dari agenda ini, Bupati Sashabila mengantongi dua agenda prioritas yang mendesak untuk diselesaikan demi menyejahterakan petani, yakni perbaikan akses mobilitas lahan dan jaminan stabilitas harga jual pascapanen.
"Bagaimana supaya jalan-jalan untuk masuk dan keluar dari lokasi titik sawah ini bisa dibenahi. Pada saat musim becek dan musim hujan, mobilitas barang dan perawatan lahan lumayan sulit. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) kami dari pemerintah untuk segera menyepakati pembangunan jalan-jalan tani," ujar Bupati Sashabila
Selain soal infrastruktur jalan, tantangan kedua terletak pada tata niaga pascapanen di sektor hilir, baik pada aspek serapan pasar dan stabilitas harga.
Bupati Sashabila menginstruksikan Dinas Perindagkop untuk melakukan pendataan seluruh hasil bumi agar komoditas lokal dapat didistribusikan dengan rantai pasok yang efisien dan harga yang kompetitif.
Dirinya mengungkapkan, kepastian pasar sangat krusial, tidak hanya untuk menjamin kesejahteraan ekonomi petani, tetapi juga sebagai instrumen strategis pemerintah dalam melakukan intervensi pasar guna mengontrol laju inflasi daerah yang saat ini dinilai cukup tinggi.
"Saya yakin hasil panen yang baik harus berakhir di meja makan yang baik juga, dengan proses yang mudah dan harga yang terjangkau. Mulai dari tingkat petani sampai ke rumah masing-masing warga harus dipermudah kelancarannya, sehingga kita bisa bersama-sama menekan tingkat inflasi," ungkapnya
Menurutnya, menyelesaikan kedua tantangan besar ini tidak dapat bertumpu pada satu pihak saja, melainkan membutuhkan kerja sama lintas sektor yang konsisten.
Ia mencontohkan bagaimana pemutakhiran data harian oleh tim penyuluh pertanian saat ini menjadi modal penting bagi pemerintah pusat untuk menyalurkan program bantuan secara lebih cepat dan tepat sasaran.
Bupati menambahkan, pemerintah memproyeksikan penguatan basis data pertanian, perbaikan infrastruktur, serta optimalisasi kelembagaan lokal seperti Koperasi Desa Merah Putih merupakan investasi jangka panjang.

Pemerintah berharap, langkah-langkah strategis ini dapat memenuhi kecukupan gizi generasi mendatang, mencegah hambatan tumbuh kembang anak (stunting), sekaligus mencetak sumber daya manusia (SDM) daerah yang unggul dan berdaya saing di tingkat nasional.
"Ini bukan sekadar prestasi saya selaku Bupati, melainkan capaian kita bersama. Tanpa kerja keras di lapangan, koordinasi di kantor pemerintahan, hingga upaya proaktif ke kementerian pusat untuk mendapatkan perhatian lebih, agenda ini tidak akan berjalan maksimal. Sinergi inilah yang akan terus kita kawal ke depan," tandasnya
Dikesempatan yang sama, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pulau Taliabu, Atma, menyatakan bahwa pihaknya menargetkan Pulau Taliabu untuk mencapai swasembada pangan sebelum tahun 2030. Target ini diselaraskan dengan visi ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah pusat.
"Sesuai dengan program Presiden Prabowo, kami di Dinas Pertanian akan berupaya keras untuk meningkatkan hasil pertanian dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Kami menargetkan, sebelum tahun 2030, Pulau Taliabu sudah mampu mencapai swasembada beras," tutup Atma.
