- Beranda
- Indexs Berita Dinas
- Usai Padamkan Kebakaran di Desa Kilong, Damkar Taliabu Imbau Hindari Bakar Lahan Saat Terik
28 Juni 2026 - 20:53:42 WIB
Humas,- Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pulau Taliabu berhasil memadamkan kebakaran lahan seluas 2 hektar di Desa Kilong, Kecamatan Taliabu Barat, Minggu (28/6/2026)
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa ini bermula sekitar pukul 12.30 WIT saat pemilik lahan, Imran Saleh (47), bersama seorang pekerja sedang membersihkan lahan miliknya di Desa Kilong.
Untuk mempercepat proses pembersihan, mereka melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Namun, kondisi cuaca yang sangat panas disertai hembusan angin kencang membuat kobaran api cepat membesar dan merembet ke area sekitar hingga sulit dikendalikan.
Sadar situasi membahayakan, pemilik lahan langsung menghubungi pihak pemadam kebakaran pada pukul 12.41 WIT. Menanggapi laporan tersebut, Dinas Pemadam Kebakaran Pulau Taliabu segera menerjunkan 15 personel lapangan dengan menggunakan 2 unit armada mobil pemadam kebakaran menuju lokasi kejadian.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 12.50 WIT dan langsung melakukan lokalisasi api agar tidak merembet ke area perkebunan lain yang lebih luas.
Anggota Damkar Taliabu yang terjun langsung di lokasi, Sudiamto Muhdin mengungkapkan, situasi di lapangan sempat cukup menegangkan karena pergerakan api yang sangat dinamis.
Cuaca panas ekstrem berpadu dengan angin kencang menjadi lawan terberat bagi personel yang mencoba memadamkan titik api.
"Kondisi di lapangan memang cukup berat karena angin bertiup sangat kencang dan cuaca sedang terik-teriknya. Hal ini membuat api cepat sekali menyebar ke vegetasi kering di sekitarnya, sehingga kami harus ekstra cepat melokalisasi titik api menggunakan dua unit armada yang ada," ujar Sudiamto
Sudiamto menambahkan, fokus utama tim saat tiba adalah mengisolasi pergerakan api agar tidak mendekati area jembatan Kilong dan perkebunan warga lainnya.
Setelah berjibaku di lapangan, petugas akhirnya berhasil memadamkan seluruh titik api dan menyelesaikan proses penyisiran area pada pukul 14.50 WIT dalam kondisi aman dan kondusif.
Meskipun melahap sedikitnya 2 hektar lahan beserta pepohonan di atasnya, pihak berwenang memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Sedangkan, kerugian materiil sejauh ini dilaporkan berupa kerusakan tanaman.
"Kami mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan metode membakar saat membuka lahan, terutama di tengah kondisi cuaca kering yang sangat rawan memicu kebakaran hutan dan lahan," pintanya
