IKLAN
IKLAN
IKLAN
IKLAN
LOGIN ADMIN DINAS / OPERATOR
FOTO BUPATI & WAKIL BUPATI

ALIONG MUS & RAMLI

Bupati : Jangan hanya Persoalan AMDAL, Masyarakat Taliabu dirugikan Tak dilibatkan dalam Penyusuana AMDAL sama Hal Membuat Masyarakat dan Pemkab Berselisih
Ditulis oleh : Achun Nurdin

04 Juni 2018 - 11:43:08 WIB

Taliabukab.go.id - Bupati Pulau Taliabu, Hi. Aliong Mus, mengumpulkan para Kades dan Camat yang masuk dalam wilayah Lingkar Tambang. Terlabih lagi para Kepala Pemerintahan Kecamatan (Camat) dan Kepala Desa (Kades) Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu guna membahas Penyusunan Analisa Dampak Lingkungan (Andal) yang diprakarsai CV. Anugerah Alam Abadi melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Maluku Utara.

Apalagi langkah yang diambil oleh dinas terkait di provinsi itu dinilai menyalahi aturan. Karena, bupati sendiri yang menjadi penanggungjawab daerah tidak mendapat undangan. Padahal, dampak persoalan ini berada di Pemkab Pulau Taliabu terutama Bupati. 

Akibatnya, bupati mengambil langkah untuk tidak mengijinkan para Camat dan Kades untuk terlibat dalam penyusunan AMDAL. Apalagi, beberapa waktu lalu Aliansi Masyarakat Tani Taliabu (AMTT) melakukan aksi terkait dengan persoalan tersebut. Dengan persoalan tersebut jelas Bupati dirinya akan menyurati Pemerintah Pusat terkait dengan persoalan tersebut.”Persoalan ini sangat berdampak kepada daerah, apalagi masalah dikemudian hari bukan provinsi yang didemo terkait dengan persoalan AMDAL,”katanya.

Hingga itu, jelas Bupati bahwa kegiatan yang rencana dilakukan di salah satu hotel di Ternate, pada (5/6/2018) lalu dinilai illegal. Dan bila hal ini dilaksanakan dan menghasilkan sebuah keputusan, maka pihak Pemda Pulau Taliabu tidak akan tinggal diam. Bahkan, saat ini Pemkab akan menyurati persoalan Pemerintah Pusat.”Saat ini Pemkab akan menyurati Pemerintah Pusat (Pempus) terutama Kementerian terkait. Karena, apa yang dilaksanakan oleh Pemprov menyalahi aturan,” jelas Bupati.

Bahkan Bupati menilai apa yang dilakukan oleh Pemrov itu membuat pemkab Pulau Taliabu tersinggung.”Secara administrasi Pemkab Pulau Taliabu adalah Tuan Rumah, karena AMDAL yang akan dibahas berada dari Pulau Taliabu. Namun, pemkab secara langsung tidak dihargai dan membuat saya selaku Bupati tersinggung,”kilahnya.

Bahkan, bupati mengaku masih akan melakukan pembahasan terkait dengan persoalan ini secara interent pemkab Pulau Taliabu bersama para kades dan camat.”Saya selaku Bupati masih akan membahas secara internal, agar masyarakat Taliabu juga tidak dirugikan terkait dengan persoalan ini. Ini sama halnya membuat Masyarakat Lingkar Tambang dan Pemkab berselisih,”cetusnya.

Sementara itu, M. Akhrawi Oei salah satu Tokoh Masyarakat Pulau Taliabu, mengaku apa yang diambil oleh Bupati untuk menyurati Pemerintah Pusat itu, memang wajar. Karena dampak dari AMDAL itu akan berada di pemda Pulau Taliabu.”Langkah Bupati harus di dukung semua element, karena Penanggung jawab tuan rumah tidak undang tetapi hanya mengundang bawahannya, maka ini perlu ditelusuri agar tidak berdampak pada Taliabu lagi,”katanya. (dhi)

IKLAN
IKLAN
IKLAN
JAJAK PENDAPAT
Bagaimanakah proses pelayanan administrasi pemerintahan Kabupaten Pulau Taliabu?
Puas
Biasa
Tidak Puas

HASIL POLLING
AGENDA DINAS TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 30917 kali
PENGUMUMAN TERBARU