IKLAN
IKLAN
LOGIN ADMIN DINAS / OPERATOR
FOTO BUPATI & WAKIL BUPATI

ALIONG MUS & RAMLI

Camat Taliabu Utara perintahkan Kades bentuk tim investigasi

Diduga Bendungan Milik Perusahan Tambang ambruk
Ditulis oleh : Achun Nurdin

03 Januari 2019 - 22:26:17 WIB

Penulis : Achun Nurdin

Taliabukab.go.id, – Puluhan tanaman warga Desa Nunca dan Air Bulan, kecamatan Taliabu Utara, rusak. Akibat jebolnya bendungan milik salah satu anak perusahan PT. Adidaya Tangguh (ADT) beberapa waktu lalu.

Menurut informasi bendungan yang berada di 15 kilo dari lokasi pemukiman itu dikerjakan untuk menangan air yang biasa melewati belakang perkampung Desa Air Bulan. Dimana aqir itu mengalir sampai  di air laut dengan melewati salah satu jembatan penghubung antara desa.

Namun, dengan jebolnya bendungan membuat jembatan tersebut nyaris putusa, akibatan tiang panca bagian tengah mengalami kerusakan aliaa terpanca ke dalam tanah dan kondisi jembatan berbentuk “V”. selain itu, hasil-hasil pertanian warga di dua desa tersebut terbawa banjir.

Menyikapi persoalan tersebut Kepala pemerintahan Kecamatan Taliabu Barat, Hayatudin Fataruba, mengatakan banjir tersebut di duga akibat ambruknya bak penampung air perusahaan tambang.” Dugaan sementara banjir ini akibat jebolnya tanggul penahan air milik perusahan,“katanya.

Lebih jauh mantan Kadis Capil menyebutkan puluhan buah kelapa yang habis dipanen terbawah oleh banjir. Serta pohon kelapa, coklat dan cengkeh ikut tumbal.”Yang jelas akibat banjir ini kalapa yang sudah usai dipanjat, pohon coklat dan pohon kelapa air telah terbawa air,” ungkap Camat Talut  Hayatudin Fataruba. Seraya meminta kepada para kades untuk mengawal para pemilik kebun untuk menghitung kerugian masyarakat, akibat banjir tersebut.

Sedangkan, Kepala Desa Air Bulan, Imanuel Tama yang ditemui media ini saat memantau dampak banjir di seputaran Jembatan Air Bulan, mengatakan, dirinya baru mau membentuk kelompok untuk mengecek di bak penampungan milik perusahan tambang di wilayah sekitar.“torang baru mau nae cek, kalu butul itu memang dampak dari tambang itu torang akan ambil dokumentasi setelah itu bale baru tong baku atur perwakilan beberapa orang tong naik ke tambang” ujar Kadse Air Bulan.

Sayangnya, banjir tersebut masih jauh dari perhatian dinas terkait sehingga kejadian yang sudah berlalu hampir dua pekan ini pun belum ada satupun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah yang datang menghampiri masyarakat.”Pemerintah daerah dalam hal ini BPBD kabupaten Pulau Taliabu secepatnya memperhatikan dampak banjir di Desa Air Bulan, sehingga masyarakat pun tidak merasa miskin dengan perhatian pemerintah,”harapnya. (*)

IKLAN
IKLAN
JAJAK PENDAPAT
Bagaimanakah proses pelayanan administrasi pemerintahan Kabupaten Pulau Taliabu?
Puas
Biasa
Tidak Puas

HASIL POLLING
AGENDA DINAS TERBARU
STATISTIK PENGUNJUNG
  • Browser :
  • OS : Unknown Platform
  • Dikunjungi sebanyak : 51099 kali