- Beranda
- Indexs Berita Dinas
- Gelar Upacara Hari Pahlawan Nasional, Wakil Bupati Taliabu, La Ode Yasir Jadi Irup
10 November 2025 - 13:58:16 WIB
HUMAS, PEMDA TALIABU - Dalam rangka memperingati Hari Pahlawan Nasional ke-80 Tahun 2025 Pemerintah Daerah Kabuoaten Pulau Taliabu, Provinsi Maluk Utara, menggelar Upacara di ruang aula kantor bupati.
Meski dilaksanakan di ruangan aula yang di sebabkan hujan deras, semangat juang para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup pemda Taliabu tidak surut untuk meleksanakan Upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional, Senin (10/11/2025)
Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin oleh Bapak Bupati PulaubTaliabu, La Ode Yasir, dengan pesrta seluru ASN lingkup Pemda dan seluruh peserta PPPK tahap II.

Dikesempatan itu, dalam amanatnya Waki Bupati, membacakan amanat Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf.
Ia menyampaikan bahwa, Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa.
"Pahlawan bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini, " tutur Wakil Bupati
Ia juga memaparkan, bahwa dari Surabaya hingga Banda Aceh, dari Ambarawa hingga Biak, mereka berjuang bukan demi dirinya sendiri, tetapi demi masa depan bangsa yang bahkan belum mereka kenal, yaitu kita semua yang berdiri di sini hari ini.
"Inilah semangat yang terus dihidupkan melalui Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, mulai dari memperkuat ketahanan nasional, memajukan pendidikan, menegakkan keadilan sosial, hingga membangun manusia Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya, " ujarnya

selain itu, Ia mengajak seluruh peserta upara untuk bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus.
"Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam. Dengan bekerja, bergerak dan berdampak.
Lebih Lanjut, Kata Wabup, Para Pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan.
Ia juga menambahkan bahwa "Di masa kini, perjuangan tidak lagi dengan bambu runcing, melainkan dengan ilmu, empati, dan pengabdian. Namun semangatnya tetap sama; membela yang lemah, memperjuangkan keadilan, dan memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang tertinggal dari arus kemajuan".
